Tidak punya pembantu, tamu hotel / guest house/ penginapan lagi banyak,
karpet dan bed cover perlu dibersihkan, mesin cuci rusak.
Call saja : 0251-8324651 / 081388541315; MM laundry siap membantu dengan layanan
cuci kiloan, satuan, bed cover, karpet dengan jaminan Bersih Terawat dan Cepat.
MM Laundry merupakan mitra kerja yang tepat untuk kepuasan anda semua
terutama yang berada di wilayah Bogor dan Cibinong

Sabtu, 22 Mei 2010

PERSIAPAN PENSIUN

PERSIAPAN PENSIUN

Pensiun bagi sebagian karyawan merupakan hal yang tidak mengenakkan bahkan menakutkan, hal ini bisa terjadi apabila menjelang usia pensiun karyawan belum tahu apa yang akan dikerjakan pada saat memasuki usia pensiun.

Kekawatiran tidak lagi dihormati orang, tidak mempunyai pekerjaan, penghasilan berkurang dan minder untuk bisa bersosialisasi seperti saat aktif kerja menjadi bayangan yang selalu dipikirkan siang dan malam. Bayangan dan pikiran tersebut tentunya akan sangat mengganggu sikap hidup dan tentunya kesehatan di masa pensiun.

Masa pensiun seharusnya menjadi masa yang menyenangkan setelah puluhan tahun karyawan bekerja untuk mencukupi kebutuhan financial diri karyawan dan keluraga. Dengan pengelolaan keuangan yang baik tentunya masa pensiun harus juga dipersiapkan pada saat karyawan aktif bekerja.

Persiapan pensiun bagi karyawan dapat dilakukan dengan beberapa pilihan, seperti:
1. PENGELOLAAN DANA
· Deposito uang pensiun yang kemudian berharap dari bunga deposito
· Asuransi yang diharapkan dapat mengatur uang investasi yang di tanam untuk kemudian dikembalikan setiap bulan sebagai uang pensiun
2. KEMBALI BEKERJA
· Bekerja kembali karena tidak ada lagi keuangan untuk membiayai masa pensiun
3. USAHA – MANDIRI
· Berusaha dan menghasilkan guna menunjang kebutuhan hidup saat pensiun

Sebagai mahkluk sosial setiap manusia perlu interaksi dengan sesama dan tentunya perlu biaya untuk menunjang aktifitas dalam kehidupannya. Kesimpulannya ada dua hal yang mutlak dipenuhi setiap orang tanpa memandang RAS dan status sosialnya, yaitu interaksi sosial dan dana.

Dari pilihan persiapan pensiun di atas akan kita bahas berkenaan dengan kebutuhan pensiunan sebagai mahkluk sosial;

PENGELOLAAN DANA
Keperluan dana mungkin tercukupi tetapi interaksi sosial kurang. Dikarenakan kurang atau tidak adanya kegiatan selama seharian mengakibatkan interaksi sosial jauh berkurang. Guna memenuhi kebutuhan dalam interaksi sosial diperlukan biaya untuk hal-hal yang bersifat konsumtif.

KEMBALI BEKERJA
Interaksi sosial terjaga baik tetapi ada masalah besar kalau berhenti bekerja. Secara financial tidak ada kekurangan bahkan hubungan sosial tetap baik, tetapi yang menjadi sumber penghasilan bagi diri dan keluarga tetap focus pada dirinya yang pada saatnya harus kembali pensiun karena faktor usia, kesehatan dan lainnya.

USAHA MANDIRI
Keperluan dana untuk membiayai pensiuan dan interkaksi sosial tergantung dari cara mempersiapkan diri serta menjalankan usahanya. Mulailah dengan mempunyai usaha sendiri secara mandiri dan ubah mental karyawan menjadi mental pengusaha.


PILIHAN USAHA DALAM PERSIAPAN PENSIUN
Pemilihan jenis usaha dalam persiapan pensiun harus dilakukan dengan baik dan cermat agar pilihan usaha dapat menjadi sarana pemenuhan kebutuhan dana dan interaksi sosial nantinya, bahkan apabila memungkinkan dengan perkembangan usaha yang ada dapat menjadi warisan untuk anak dan cucu.

Sebagai bekas karyawan yang belum mempunyai jiwa dan mental sebagai pengusaha beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan usaha untuk persiapan pensiun adalah sebagai berikut yang merupakan faktor non teknis:

1. Investasi tidak lebih dari 50% dari uang pesangan / tabungan pada tahap permulaan.
Nilai investasi dalam mendirikan usaha harus diperhitungkan dengan cermat, karena usaha yang sedang dirintis tidak secara langsung menghasilkan uang yang cukup untuk membiayai kebutuhan operasional usaha maupun kehidupan keluarga pensiunan, untuk itu perlu dana simpanan lain sebagai dana cadangan minimal 6 bulan mendatang guna menopang usaha dan kehidupan keluarga.

Nilai investasi harus diperhitungkan dengan Return Of Investment, dengan memperhitungkan suku bunga tertinggi maksimal ROI adalah 36 bulan. Dengan waktu tersebut investasi yang ada harus tetap beroperasi dan menghasilkan uang, untuk itu biaya perawatan dan perbaikan terhadap investasi yang ada harus diperhitungkan dalam penenntuan ROI


2. Modal kerja tidak lebih dari 30% dari nilai investasi atau investasi + modal kerja tidak lebih dari 70% dari uang pesangon / tabungan yang ada.

Setelah melakukan investasi perhitungan terhadap keperluan modal kerja harus menjadi perhatian agar tidak menghabiskan seluruh uang pensiun atau tabungan yang ada. Ingat setiap usaha tidak secara langsung menghasilkan uang untuk menutupi seluruh biaya usaha dan keluarga pensiunan.

Modal kerja dalam melakukan usaha perlu dihitung dengan tepat, seluruh biaya dan pengeluaran yang berkenaan dengan produksi / modal harus dikelola dengan baik sehingga mendapatkan angka yang tepat sebagai biaya produksi terhadap usaha yang kita lakukan.

Dengan mengetahui biaya produksi dengan tepat ditambahkan dengan penentuan margin, akan didapatkan harga jual produk yang ditawarkan. Harga jual yang telah ditetapkan harus dibandingkan kembali terhadap harga pasar untuk menentukan kelayakan atas harga jual yang akan ditawarkan.

Kelayakan atas harga jual yang ditentukan harus dibandingkan kembali dengan layanan, keunggulan produk yang ditawarkan terhadap layanan dan produk pesaing yang ada.


3. Pembayaran cash atau Down Payment atas produk usaha
Cash Flow pada suatu usaha ibarat jantung pada manusia yang harus selalu siap memberi asupan agar tetap hidup dan beraktivitas. Sebagai jantung dari usaha, Cash Flow harus selalu dipertahankan dalam kondisi sehat. Pembelian material pendukung, biaya perawatan dan perbaikan peralatan, pembayaran pegawai, ini semua memerlukan uang yang tidak sedikit dan secara rutin harus tersedia cukup uang untuk membiayainya.

Penentuan pembayaran secara cash atau Down Payment dengan pelunasan dalam jangka waktu tertentu atas produk usaha merupakan pilihan tepat. Karena akan sangat membantu ketersediaan uang cash guna menjaga keberadaan dan kelangsungan usaha yang ada. Hindari pembayaran hutang dengan jangka waktu yang lama, karena akan menjadi beban keuangan yang berakibat menggangu kelancaran usaha.


4. Rasio resiko VS keuntungan berimbang
Perhitungan faktor resiko dan keuntungan yang ada harus dicermati, baiaya produksi, kerusakan barang produksi, tidak laku dan layanan konsumen serta keuntungan harus ditambahkan sebagai faktor pengali dalam menentukan harga jual ke konsumen selain penentuan ROI.

Prinsip High Risk Hgh Gain harus diterapkan dalam penentuan margin usaha untuk mendapatkan harga jual yang layak terhadap jasa / produk yang ditawarkan. Perhitungan bunga pinjama Bank juga harus diperhitungkan untuk pembayaran dengan jangka waktu.

Biaya Produksi + Resiko + Suku Bunga Pinjamam + Layanan = Harga Jual


Selain faktor non teknis seperti di atas faktor faktor teknis lainnya perlu diperhatikan dalam pemilihan jenis usaha agar tingkat keberhasilannya menjadi tinggi. Berikut tahapan yang berguna untuk membantu menentukan pilihan:

Mulailah dengan usaha yang menjadi keperluan orang banyak secara rutin, yakni dalam bidang sandang, pangan dan papan. Sandang, pangan dan papan merupakan kebutuhan primer dan bersifat abadi.

Sebagai pemula dalam wiraswasta pilihlah usaha yang mempunyai kepastian pasar dan tidak banyak bergantung pada orang lain dalam penyediaannya. Pilihan ini dilakukan untuk memperbesar tingkat keberhasilan dalam penjualan serta memperkecil resiko terkendalanya produksi dan penjualan.

Usaha yang tidak banyak bergantung pada orang lain menjadikan kita untuk berusaha secara maksimal dalam mempertahankan dan memajukan usaha. Kita dituntut untuk mengetahui proses produksi sampai dengan penjualan serta layanan kepada konsumen. Dengan pengetahuan yang ada akan membantu dalam mengarahkan karyawan untuk mengingkatkan produksi dan layanan usaha


Lakukan survey potensi pasar dimana usaha akan dilakukan, tentukan jenis usaha. Potensi pasar yang ada / akan ada perlu di pantau dengan seksama, jumlah kebutuhan, kekuatan daya beli, potensi 1 – 5 tahun mendatang bahkan sampai 10 tahun mendatang. Usaha memerlukan proses dan waktu yang lebih lama untuk mulai menghasilkan dibandingkan sebagai karyawan, tetapi apabila mulai menghasikan, hasil yang didapatkan jauh labih banyak dari total gaji karyawan.

Kekuatan dan potensi pasar menjadi bekal pertimbangan dalam rencana investasi usaha dan perhitungan jangka waktu usaha untuk berjalan dan berkembang. Strategy mendapatkan ataupun merebut pasar yang ada sangatlah penting untuk dipelajari untuk bekal pelaksanaan serta evaluasi nantinya sehingga kita tahu posisi usaha kita dalam potensi pasar waktu sekarang dan mendatang.

Data beberapa kompetitor yang sudah ada, pelajari layanan serta penentuan harga, Catat kekurangan dan kelebihan masing – masing. Jangan pernah takut, bersaing merupakan modal utama yang harus selalu dipupuk dalam mulai berusaha. Pedagang di pasar menjual barang yang sama di tempat yang berdekatan dan tetap ada pembelinya. Yakini bahwa usaha yang dilakukan dengan tekun, baik dan ikhlas pasti akan membuahkan hasil yang tidak sedikit.

Siapkan strategy untuk bekerja sama, bersaing secara baik dengan kompetitor yang ada dan siapkan strategy lainnya dalam menghadapi kompetitor baru yang sering melakukan persaingan dengan menurunkan harga jual.

Tentukan harga jual dan standar layanan. Keputusan dalam menentukan harga jual dan kwalitas layanan pada permulaan usaha akan sangat membantu dalam penjualan produk / jasa serta bagaimana layanan yang harus diberikan pada tahap selanjutnya.

Dengan mengetahui harga produksi, margin dan potensi pasar yang ada tentunya akan membantu dalam perhitungan ROI serta kemampuan keuangan kita dalam membiayai usaha yang akan dijalankan.

Dengan penentuan kwalitas layanan akan membantu setiap karyawan dalam melakukan tugas pekerjaan serta pelayanan yang sama pada setiap konsumen.

Lakukan philosophy petani: cangkul jadikan tanah menjadi gembur dan siap tanam, tanam segera, pupuk saat mulai tumbuh, siram setiap saat memerlukan, bersihkan lingkungan agar tetap tumbuh subur dan selebihnya bagian Tuhan untuk memberikan hasil yang berlipat. Lakukan bagian kita dan Tuhan akan melakukan bagianNya.



PERSIAPAN PENDIRIAN USAHA
Persiapan dalam memulai mendirikan usaha mutlak harus dilakukan dengan baik, sabar dan penentuan waktu selesainya agar penentuan waktu memulainya usaha dapat pula ditentukan sebagai informasi promosi kepada calon konsumen yang ada.

Dengan melakukan persiapan yang terencana baik, penentuan waktu mulainya usaha, kita dapat siap lebih awal dalam melakukan promosi untuk menjaring calon konsumen yang nantinya akan langsung melakukan transaksi saat usaha dibuka.

Promosi dengan kelebihan layanan selain diskon harga untuk waktu tertentu dapat merupakan magnet dalam mengundang dan mendapatkan konsumen lebih banyak. Promosi dapat dilakukan beberapa hari / minggu sebelum usaha di buka apabila segala persiapan dilakukan dengan baik dan terencana. Buat calon konsumen untuk menunggu usaha kita dibuka melalui promosi selama persiapan usaha.

Gunakan check list berikut untuk membantu perencanaan usaha dengan lebih baik:

1. Tentukan tempat dan kapan usaha akan di buka
Tempat yang strategis dengan lalu lintas manusia yang padat akan sangat membantu dalam penjualan produk usaha kita tetapi harga sewa tempat usaha harus benar benar di perhitungkan sebagai bagian biaya produksi. Usahakan sewa dengan jangka waktu lama 3 – 5 tahun untuk menghindari kenaikan harga sewa.

Gunakan lahan yang ada (garage, bagian rumah), topang dengan marketing yang kuat baik melalui brosur, telephone, spanduk, iklan, internet dan sarana promosi lainnya. Tahap awal hal ini memang sulit tetapi dengan berjalannya waktu dan layanan yang konsisten iklan berjalan dari mulut ke mulut menjadi sarana yang paling effective.

2. Alasan pemilihan tempat usaha dan waktu usaha dibuka
1. Pemilihan tempat usaha harus didukung dengan alasan yang kuat dengan segala resiko dan potensi yang diharapkan terhadap tempat yang sudah ditentukan. Pemilihan hendaknya didasarkan atas jangka waktu penggunaannya agar kelak konsumen yang didapat tetap bertransaksi dan membawa konsumen baru

2. Penentuan waktu buka usaha tidak kalah pentingya untuk menjadikan kita siap lebih awal dalam mendapatkan dan merebut pasar. Hal ini tentunya harus didukung dengan segala kesiapan agar pada waktu pembukaan usaha tidak terlihat kekurangan yang bersifat fatal dan mengakibatkan konsumen tidak kembali lagi karena kecewa terharap produk, tempat usaha dan layanannya.


3. Buat daftar rencana kerja:
a. Lengkapi perijinan yang diperlukan
b. Persiapan tempat kerja dan peralatan produksi
c. Investasi yang harus diadakan beserta peralatan pendukungnya
d. Sumber daya manusia termasuk pelatihannya
e. Strategi penjualannya
f. Tentukan target produksi dan penjualan berkenaan dengan penentuan ROI
g. Lakukan evaluasi rutin perkembangan usaha
h. Selalu lakukan perbaikan ataupun perubahan guna memperbaiki kinerja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar